WELCOME TO EFNI WORLD

kita tak pernah mengetahui akan jadi apa kita kelak tapi satu hal yang harus tetap kita jaga dan harus selalu tetap tinggal dalm hati kita apapun yang akan terjadi apa itu?
yaitu :
keyakinan yang akan tetap membuat kita bersemangat dalam melakukan aktifitas sehari-hari.
keyakinan yang akan membuat kita bertahan dalamsituasi apapun.
keyakinan yang dapat membuat sesuatu tidak mungkin menjadi mungkin.
keyakinan yang akan menimbulkan kekuatan luar biasa.
keyakinan yang senantiasa membuat kita percaya pada kekuatan dan diri sendiri.
keyakinan bahwa apa yang kita lakukakan sekarang akan beranfaat untuk diri sendiri dan lingkungan sekitar.

Senin, 16 Agustus 2010

tips antisipasi bagi orang tua yang peduli anak akan bahaya internet....

Apa bedanya Luna Maya dengan dunia maya. Kalau Luna Maya adalah artis yang hidup di dunia nyata, sedangkan dunia maya adalah dunia yang tidak nyata. Dunia maya atau dikenal dengan istilah internet, walaupun pada dasarnya maya tetapi dalam kenyataannya bisa membuat Luna Maya yang tidak maya pusing karena kasus video porno yang (katanya) mirip dirinya beredar di dunia maya. Tidak hanya polisi yang kerepotan dengan masalah ini, orang tua juga ketar-ketir karena konten video yang dapat dikategorikan sangat porno ini dapat diakses dan di tonton dengan bebas oleh siapapun yang memiliki koneksi internet tanpa ada pembatasan umur, asalkan memiliki komputer (tentunya), tahu dimana dan bagaimana mengunduhnya. Jadi yang lebih menetukan kontrol pada saat ini bukanlah senioritas atau otoritas, tetapi skill atau pengetahuan. Dan celakanya sebagai orang tua yang makiin berumur, kemauan dan kemampuan untuk selalu meningkatkan pengetahuan untuk segala macam hal (termasuk internet) makin menurun, sebaliknya rasa ingin tahu dan kemampuan anak-anaknya makin meningkat dan malahan berada pada puncaknya. Inilah salah satu problem besar yang dihadapi oleh para orang tua saat pada ini. Kabar buruknya, ancaman video porno artis ini hanya termasuk sebagian kecil ancaman yang nyata dari dunia maya. Ancaman lainnya yang lebih besar siap menerkam siapapun pengguna internet dan jika anda ingin mengetahui benang merahnya, ingat saja pepatah lama "Money is the root of all evil", uang adalah akar kejahatan.

Motivasi Finansial

Jika di telaah lebih jauh ke dalam, pada dasarnya ancaman-ancaman yang terjadi di dunia maya ini dapat dikategorikan ke dalam 2 golongan. Yang pertama dan yang paling banyak memotivasi orang untuk melakukan kejahatan adalah seperti pepatah di atas, yang memiliki motivasi akhir mendapatkan keuntungan finansial. Ancaman dengan motivasi finansial ini terbagi ke dalam dua kategori lagi, dimana ancaman pertama adalah yang secara langsung mengambil data yang berhubungan dengan rekening bank, kartu kredit atau akun lain yang langsung memberikan keuntungan finansial bagi pengaksesnya. Sedangkan kategori kedua sedikit kabur, dimana data yang diincar adalah data yang tidak memberikan keuntungan finansial langsung, tetapi data yang di dapat ini akan digunakan kembali untuk melakukan rekayasa sosial guna mendapatkan keuntungan finansial.

Data utama yang di incar oleh penjahat adalah data finansial yang berhubungan langsung dengan akun keuangan dan bisa memberikan keuntungan finansial langsung seperti, nomor kartu kredit dan data pelangkap lainnya seperti alamat penagihan, nama ibu kandung (seperti kata pepatah surga di telapak kaki ibu J), CVV (Card Verification Value) 3 nomor tambahan di sebelah tanda tangan pada Kartu Kredit. Setelah itu data yang berada di peringkat dua setelah data kartu kredit adalah data rekening dan password yang digunakan untuk internet banking. Walaupun dengan diterapkannya pengamanan transaksi keuangan menggunakan kalkulator PIN (token) yang menggunakan prinsip 2 (two) factor authentication / otentikasi 2 faktor, tetapi masih ada beberapa institusi keuangan yang belum menerapkan metode ini yang dapat dikatakan pada saat ini sudah menjadi standar industri minimal untuk pengamanan transaksi internet banking. Asal tahu saja, bahkan pengamanan dengan token yang memanfaatkan one time password, dimana untuk setiap transaksi keuangan kalkulator PIN akan mengeluarkan password yang hanya dapat dipakai satu kali saja dan berubah setiap kali melakukan transaksi lain. Secara teori pengamanan ini sudah sangat aman karena yang mengetahui urutan password ini hanya kalkulator PIN dan server internet banking. Tetapi dengan metode pengalihan DNS dan website phishing masih ada celah untuk mengakali pengamanan dengan kalkulator PIN ini. Jadi jika bank anda belum menerapkan pengamanan dengan kalkulator PIN untuk pengamanan transaksi internet bankingnya, ibaratnya anda naik motor sudah tidak pakai helm ..... ngebut lagi. Naik motor tidak pakai helm saja sudah bahaya, ini malahan kebut-kebutan.

Pencurian kredensial lain yang saat ini menjadi trend dan terjadi pada beberapa pesohor adalah kredensial akun pribadi yang sebenarnya tidak memberikan keuntungan finansial sama sekali. Sebagai contohnya adalah akun gratis Yahoo Messenger, Facebook atau akun email gratis Gmail. LHO !!! .... katanya gratis, untuk apa dicuri? Tunggu dulu, yang gratis accountnya, tetapi kontak-kontak yang dimiliki oleh account tersebut yang bisa memberikan keuntungan finansial. Hal ini terbukti dari kasus akun YM artis yang dicuri lalu digunakan untuk meminjam uang pada artis lain yang kebetulan baik hati dan langsung membantu mengirimkan ke rekening yang diminta. Jadi tujuan akhir tetap nomor 1, mendapatkan keuntungan finansial

Lain lagi dengan kasus penyebaran email sampah atau lebih dikenal dengan SPAM yang memberikan informasi ilegal seperti menjual obat kuat, mempromosikan akses ke situs porno atau menjual software bajakan yang tujuan akhirnya memang mendapatkan uang. Terkadang situs porno, obat kuat dan software bajakan ini bekerja sama dengan hacker sehingga data kartu kredit yang anda gunakan untuk bertransaksi di situs porno sangat rentan untuk digunakan kembali untuk tujuan Fraud atau melakukan transaksi ilegal. Karena itu penulis menyarankan untuk menghindari transaksi keuangan di situs-situs yang tidak terpercaya. Contoh nyata dari sharing data transaksi kartu kredit adalah Rogue Antivirus atau antivirus palsu, dimana pengguna komputer akan dipancing untuk menjalankan satu aplikasi (sebenarnya virus) yang dibuat menarik, bisa game, crack atau bahkan menyebar melalui jaringan seperti virus. Sekali dijalankan, aplikasi ini akan memberikan peringatan palsu seakan-akan komputer tersebut telah terinfeksi oleh virus-virus yang sangat ganas dan seram. Lalu program ini akan memunculkan pop up memaksa pengguna komputer untuk membeli solusinya secara online. Hebatnya lagi, tampilan aplikasi tersebut sangat meyakinkan dan namanya juga cukup meyakinkan bagi orang awam sepert Antivirus Windows 2010, Antivirus XP 2010, Antivirus Protection Suite dan Antivirus Protector yang lengkap dengan situsnya dengan tampilan yang tidak kalah keren (malah banyak yang lebih keren) dibandingkan dengan antivirus asli. Asal tahu saja, jika anda setuju untuk membeli program antivirus palsu yang ditawarkan, ibaratnya anda mengundang preman jadi satpam. Bukannya komputer anda jadi beres (karena memang tidak ada virusnya) yang ada malahan program antivirus yang asli yang akan diblok oleh antivirus palsu ini sehingga komputer anda menjadi rentan terhadap serangan virus. Selain itu, data kartu yang anda pergunakan untuk membeli antivirus palsu ini juga akan disalahgunakan untuk melakukan Fraud.

Karena itu, sangat penting untuk melakukan transaksi keuangan dan berikan data kartu kredit HANYA di situs-situs perusahaan besar dan terpercaya yang sudah menerapkan pengamanan data transaksi yang sesuai standar pengamanan yang baik seperti menggunakan SSL, pengamanan data base kartu yang hanya bisa diakses oleh bank dan pihak yang berkompeten. Kalau tidak tahu background perusahaan tersebut atau ragu-ragu, sebaiknya hindari bertransaksi di situs tersebut.

Motivasi non finansial

Selain motivasi finansial, ancaman bagi pengguna internet yang perlu dikhawatirkan adalah ancaman pornografi terhadap anak dibawah umur, obat terlarang dan ancaman lain seperti penyebaran kebencian pada kepercayaan atau golongan tertentu. Selain itu, harap berhati-hati jika komputer kita terinfeksi virus yang bertujuan untuk mencuri bandwidth yang biasanya akan meremote komputer korbannya untuk melakukan perintah dari pembuat virus. Adapun aktivitas yang sering dilakukan setelah berhasil menguasai satu komputer adalah komputer korban digunakan untuk kembali menyebarkan virus, menyebarkan spam (yang akan berakibat IP publik komputer yang bersangkutan di blok oleh perusahaan antispam sehingga email yang dikirimkan dari IP komputer tersebut akan diblokir) sampai memerintahkan komputer yang di remote untuk melakukan Ddos (Denial of service). Ddos itu ibaratnya mengerubuti lawan yang tangguh. Sebagai contoh ada satu situs yang ingin dilumpuhkan dan biasanya situs yang ingin dilumpuhkan memiliki kapasitas bandwidth yang besar dan sulit dilumpuhkan. Tetapi jika satu virus berhasil disebarkan dan menginfeksi ratusan ribu komputer dan pada saat yang sama ratusan ribu komputer tersebut diperintahkan untuk mengakses satu situs tertentu, dijamin situs tersebut akan lumpuh. Ibaratnya Jet Lee walaupun jago kungfu tetapi dikerubut oleh satu kecamatan, akhirnya pasti dia akan kalah. Untuk mencegah menjadi zombie mau tidak mau pengguna komputer harus menggunakan program antivirus yang terupdate secara teratur dan memberikan support. Jadi tidak harus menggunakan antivirus yang mahal atau terkenal, memberikan keyboard virtual (padahal di Control Panel juga sudah ada keyboard virtual gratis :p) tetapi anda tidak di edukasi untuk melakukan patching secara teratur karena sekalipun komputer anda dilengkapi dengan antivirus terkenal yang terupdate tetapi tidak dipatch, komputer tersebut tetap akan bisa diinfeksi oleh virus (walaupun antivirus tersebut sudah mendeteksi virus tersebut sekalipun) karena patching itu ibaratnya seperti tambalan atas tembok yang bolong dan virus bisa masuk dari tembok yang bolong ke rumah anda. Sedangkan antivirus tidak menjaga tembok yang bolong / rapuh tetapi hanya menjaga pintu masuk, gerbang dan jendela rumah anda.

Untuk melindungi buah hati anda dari paparan pornografi, anda dapat menggunakan aplikasi Parental Control yang tersedia secara gratis jika anda menggunakan Windows XP, Windows Vista dan Windows 7. Parental Control dapat anda temukan di Control Panel Windows. Dengan Parental Control ini anda dapat menentukan 3 hal, pertama anda dapat menentukan batasan waktu akses internet untuk akun yang anda buat untuk anak anda jadi anak anda hanya dapat menggunakan komputer pada jam-jam yang sudah anda tentukan, selain itu anda dapat menentukan games / permainan yang boleh dimainkan anak anda sesuai dengan rating umur, misalnya tidak boleh memainkan game dengan unsur kekerasan yang tinggi atau berdarah-darah. Anda dapat juga membatasi akses anak pada program tertentu. Jika hal ini terasa merepotkan untuk anda, penulis mempunyai satu kabar gembira untuk para orang tua, lembaga pendidikan dan warnet. Anda dapat mengubah DNS (Domain Name Server) sehingga akses pada situs-situs yang dinilai berbahaya dan merugikan akan secara otomatis diblokir. Caranya adalah dengan mengubah DNS baik pada komputer atau router anda untuk menggunakan DNS yang aman. Saat ini ada satu lembaga yang peduli dengan hal ini dan menyediakan DNS secara gratis, jadi anda akan terbantu dimana akses terhadap situs-situs yang tidak pantas akan dibatasi dan diawasi secara teratur. Langkah-langkah mengubah DNS ke DNS Nawala bisa anda dapatkan dari http://www.nawala.org/manual.php.

Sebelum mengakhiri tulisan ini, penulis hanya ingin memberikan pandangan, bahwa secara teknis orangtua bisa berusaha untuk membatasi akses anak-anaknya. Tetapi dalam kenyataannya paparan konten berbahaya terhadap anak sangat sulit dibatasi, karena walaupun dibatasi di rumah, anak anda bisa saja mengakses konten tidak pantas tersebut di rumah temannya. Atau anda lupa bahwa anak anda memiliki smartphone yang memiliki koneksi internet, hal ini juga merupakan gerbang akses konten berbahaya. Selain itu, semua langkah yang penulis utarakan di atas dapat dilakukan dengan satu kondisi. Anda sebagai orang tua harus lebih mengerti komputer dari anak anda. Jadi kalau anak anda lebih mengerti komputer dari anda, rasanya bukan anda yang mengontrol anak anda, tetapi anak anda yang akan berhasil mengelabui anda. Karena itu lebih penting bagi kita sebagai orang tua untuk memberikan pendidikan moral yang baik untuk anak sehingga ia bisa membentengi dirinya sendiri dengan baik terhadap konten-konten yang tidak pantas. Tetapi yang namanya pendidikan adalah memberi contoh .... siapkah anda ?

Selasa, 16 Februari 2010

KECANTIKAN WANITA

Untuk membentuk bibir yang menawan, ucapkanlah dengan kata-kata kebaikan. Untuk mendapatkan mata yang indah, carilah kebaikan setiap orang yang anda jumpai. Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, bagikanlah makanan dengan mereka yang kelaparan. Untuk mendapatkan rambut yang indah, mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari. Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian.
Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain. Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni. Jadi jangan pernah kecilkan seseorang dari hati anda. Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, ingatlah senantiasa. Jika suatu ketika anda memerlukan pertolongan, akan senantiasa ada tangan terulur. Dan dengan bertambahnya usia anda, anda semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, satu untuk menolong diri anda sendiri dan satu lagi untuk menolong orang lain.
Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakan, bukan pada bentuk tubuh, atau cara dia menyisir rambutnya. Kecantikan wanita terdapat pada mata, dan cara dia memandang dunia. Karena dimatanya terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, dimana cinta dapat berkembang.
Kecantikan wanita bukan terletak pada kehalusan wajah. Tetapi pada kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta dia berikan. Dan kecantikan itu akan tetap tumbuh sepanjang waktu.

YANG PALING BERTANGGUNG JAWAB ATAS DIRIMU

Kalau anda ingin menyalahkan orang yang paling bertanggungjawab atas kegagalan anda dalam hidup, maka anda bisa mulai dengan menyalahkan diri sendiri? Kenapa demikian?
Karena andalah sendiri yang mengambil keputusan untuk gagal. Bukan atasan anda yang galak. Bukan anak buah anda yang susah diatur. Bukan istri anda yang tidak sejalan. Bukan suami anda yang tidak pengertian. Bukan teman di kantor yang menggosipkan anda. Tetapi karena anda sendirilah yang memutuskan, mengambil keputusan dengan penuh kesadaran, untuk gagal.
Seorang pesenam dari Jepang meraih medali emas impiannya setelah menari dengan indah di Olympiade. Padahal hari sebelumnya, tumitnya retak dan dokter mengatakan dia akan cacat seumur hidupnya. Rasa sakit dikalahkan oleh kemauan yang kuat untuk mempersembahkan medali emas bagi negaranya.
Sepasang mahasiswa drop-out memulai sebuah perusahaan software kecil-kecilan yang sama sekali tidak diperhitungkan akan menjadi besar. Kini Bill Gates dan Tim Allen merupakan dua orang legenda software dunia padahal hanya berijazah high school (SMA).
Seorang veteran perang dunia pertama menawarkan resep makanan keluarganya kepada lebih dari seribu orang yang dinilainya dapat memberinya modal usaha mengembangkan restoran. Seribu orang itu menolaknya. Tapi ia tidak menyerah. Bayangkan bila saat itu Kolonel Sanders memutuskan berhentipada penolakan 999, hari ini kita tidak akan mengenal Kentucky Fried Chicken.
Ketika percobaan lampunya yang ke-sekian ratus gagal. Thomas Alfa Edison berkata pada seorang wartawan “Saya tidak gagal! Bahkan saya baru saja berhasil menemukan cara ke 879 untuk tidak membuat lampu!” Pantang menyerah.
Sukses anda, bukan nasib. Sukses adalah sesuatu yang hanya dapat dicapai dengan harta, keringat, air mata, dan kadang juga darah. Pada prinsipnya, tidak ada orang gagal. Yang ada hanya orang yang “memutuskan untuk berhenti” sebelum mencapai sukses.

PAKU dan KEMARAHAN

Suatu ketika ada seorang anak laki-laki yang mempunyai sifat pemarah. Untuk mengurangi kebiasaan pemarahnya, ayahnya memberikan sekantong paku dan mengatakan pada anak itu untuk memakukan sebuah paku di pagar belakang rumah setiap kali dia marah.
Hari pertama anak itu telah memakuakan 48 buah paku ke pagar… Lalu secara bertahap jumlah itu mulai berkurang. Dia mendapati bahwa ternyata lebih mudah menahan amarahnya daripada memakukan paku ke pagar rumah.
Akhirnya tibalah waktu dimana anak itu merasa sama sekali bisa mengendalikan amarahnya dan tidak cepat kehilangan kesabarannya. Dia memberitahukan hal ini kepada ayahnya, yang kemudian mengusulkan agar dia mencabut satu paku untuk setiap hari dimana dia tidak marah.
Hari-hari berlalu, dan anak laki-laki itu akhirnya memberitahu ayahnya bahwa semua paku telah tercabut olehnya. Lalu sang ayah menuntun anaknya ke pagar. “Hmm, kamu telah berhasil dengan baik anakku, tapi lihatlah lubang-lubang dipagar ini. Pagar ini tidak akan pernah bisa sama seperti sebelumnya.” Sang ayah terdiam sejenak, lalu kembali melanjutkan kata-katanya, “Ketika kamu mengatakan sesuatu dalam kemarahanmu, kata-katamu telah meninggalkan bekas seperti lubang ini…di hati orang lain.”
“Kamu dapat menusukkan pisau pada seseorang, lalu mencabut pisau itu…Tetapi tidak peduli berapa kali kamu meminta maaf, luka tusukan itu akan tetap selalu ada…dan luka karena kata-kata adalah sama buruknya dengan luka pada fisik kita…”

MENANAM dan MENUAI

Pada suatu hari seorang pemuda sedang berjalan di tengah hutan, tiba-tiba ia mendengar jeritan minta tolong. Ternyata ia melihat seorang pemuda sebaya dengan dia sedang bergumul dengan lumpur yang mengambang. Semakin bergerak malah semakin dalam ia terperosok. Pemuda yang pertama tadi hendak sekuat tenaga memberikan pertolongannya. Dengan susah payah pemuda yang terperosok itu dapat diselamatkan. Pemuda yang pertama tadi memapah pemuda yang terperosok itu pulang ke rumahnya.
Ternyata si pemuda kedua ini anak orang kaya. Rumahnya sangat bagus, besar dan mewah luar biasa. Ayah pemuda ini sangat berterimakasih atas pertolongan yang diberikan kepada anaknya dan hendak memberikan uang, tetapi pemuda pertama tadi menolak pemberian tersebut. Ia berkata bahwa sudah selayaknya sesame manusia menolong orang lain yang sedang dalamkesusahan. Sejak kejadian ini mereka menjalin persahabatan.
Si pemuda pertama adalah seorang miskin sedangkan pemuda kedua adalah anak seorang bangsawan kaya raya. Si pemuda miskin mempunyai cita-cita menjadi seorang dokter, namun ia tidak memiliki biaya untuk kuliah. Kemudian ada seorang yang murah hati yang mau memberikan beasiswa untuknya sampai akhirnya meraih gelar dokter. Orang ini tak lain adalah ayah pemuda yang ditolongnya tadi.
Tahukan anda nama pemuda miskin yang akhirnya menjadidokter ini? Namanya Alexander Flemming, yang kemudian menemukan obat penisilin. Si pemuda bangsawan masuk dinas militer dan dalam suatu tugas ke medan perang ia terluka parah sehingga menyebabkan demam yang sangat tinggi karena infeksi. Pada waktu itu belum ada obat untuk infeksi semacam itu. Para dokter mendengar tentang penisilin penemuan dr.Flemming dan mereka menyuntik dengan penisilin yang merupakan penemuan baru itu. Apa yang terjadi kemudian? Berangsur-angsur demam akibat infeksi itu reda dan si pemuda itu akhirnya sembuh!
Tahukan anda siapa nama pemuda pemuda itu? Namanya adalah Winston Churcill, Perdana Menteri Inggris yang termasyhur itu. Dalam kisah ini kita dapat melihat hokum menabur dan menuai. Flemming menabur kebaikan dan ia menuai kebaikan pula. Cita-citanya terkabul untuk menjadi dokter. Flemming menemukan penisilin yang akhirnya menolong jiwa Churcill. Tidak sia-sia bukan beasiswa yang diberikan ayah Churcill?

KISAH SEEKOR IKAN KECIL

Suatu hari seorang anak dan ayahnya sedang duduk berbincang-bincang ditepi sungai. Kata ayah kepada anaknya, “Lihatlah anakku, air begitu penting dalam kehidupan ini, tanpa air kita semua akan mati.”
Pada saat yang bersamaan seekor ikan kecil mendengarkan percakapan itu dari bawah permukaan air, ia mendadak menjadi gelisah dan ingin tahu apakah air itu, yang katanya begitu penting dalam kehidupan ini. Ikan kecil ini berenang dari hulu sampai ke hilir sungai sambil bertanya kepada setiap ikan yang ditemuinya. “ Hai, tahukah kamu dimana air itu? Aku telah mendengar percakapan manusia bahwa tanpa air kehidupan akan mati.”
Ternyata semua ikan tidak ada yang mengetahui dimana air itu, si ikan kecil mulai gelisah, lalu ia berenang menuju mata air untuk bertemu dengan ikan sepuh yang sudah berpengalaman, kepada ikan sepuh itu, ikan kecil ini menanyakan hal yang serupa, Dimanakah air itu?”
Jawaban ikan sepuh adalah, “Tak usah gelisah anakku, air itu telah mengelilingimu, sehingga bahkan kamu tidak menyadari kehadirannya. Memang benar, tanpa air kita akan mati.”
Apa arti cerita tersebut diatas? Manusia kadang-kadang mengalami situasi seperti si ikan kecil, mencari kesana kemari tentang kehidupan dan kebahagiaan, padahal ia sedang menjalaninya, kebahagiaan sedang melingkupinya sampai-sampai tidak menyadarinya.

CERITA DIBALIK GUNUNG

Seorang bocah mengisi waktu luang dengan kegiatan mendaki gunung bersama ayahnya. Entah mengapa tiba-tiba si bocah tersandung akar pohon dan jatuh. “Aduh!”, jeritannya memecah keheningan suasana pegunungan. Si bocah amat terkejut ketika mendengar suara dikejauhan menirukan teriakannya persis sama, “Aduhh!”
Dasar anak-anak, ia berteriak lagi, “Hei, siapa kamu?” Dan jawaban yang terdengar adalah “Hei, siapa kamu?”. Lantaran kesal mengetahui suaranya ditirukan, si anak berseru “Pengecut kamu!” Lagi-lagi ia terkejut ketika suara dari sana membalasnya dengan umpatan serupa. Ia bertanya kepada sang ayah, “apa yang terjadi?”
Dengan penuh kearifan, sang ayah tersenyum, “Anakku, coba perhatikan” lelaki itu berkata keras, “Saya kagum padamu!” suara dikejauhan menjawab, “Saya kagum padamu!” Sekali lagi sang ayah berteriak “Kamu sang juara!” Dan suara itu kembali menjawab, “Kamu sang juara!”
Sang bocah sangat keheranan, meski demikian ia tetap tidak mengerti. Lalu sang ayah menjelaskan, “Suara itu adalah GEMA, tetapi sesungguhnya itulah KEHIDUPAN”.
“Kehidupan memberikan umpan balik atas semua ucapan dan tidakanmu, nak”, jelas sang ayah. “Dengan kata lain, kehidupan kita adalah sebuah pantulan atau bayangan atas tindakan kita. Bila kamu ingin banyak mendapatkan cinta didunia ini, ya ciptakanlah cinta didalam hatimu. Bila kamu menginginkan tim kerjamu punya kemampuan tinggi, ya tingkatkanlah kemampuan didalam dirimu. Hidup akan memberikan kembali segala sesuatu yang telah kau berikan padanya. Ingat anakku, hidup bukan sebuah kebetulan, tetapi sebuah bayangan dari dirimu sendiri”, tutur sang ayah…

KERAMAHAN BUKAN PAKSAAN

Seorang nenek sedang berjalan-jalan sambil menggandeng cucunya di jalan pinggiran pedesaan. Mereka menemukan seekor kura-kura. Anak itu mengambilnya dan mengamat-amatinya. Kura-kura itu segera menarik kakinya dan kepalanya masuk dibawah tempurungnya. Si anak mencoba membukanya secara paksa.
“Cara demikian tidak akan berhasil, nak!” kata nenek. “Saya akan coba mengajarimu.”
Mereka pulang. Sang nenek mencoba meletakkan kura-kura didekat perapian. Beberapa menit kemudian kura-kura itu mengeluarkan kakinya dan kepalanya sedikit demi sedikit. Ia mulai merangkak bergerak mendekati si anak.
“Janganlah mencoba memaksa melakukan segala sesuatu, nak!”, nasehat nenek. “Berilah kehangatan dan keramahan, ia akan menanggapinya.”
Ingatlah selalu nasehat nenek diatas bila anda merasa mulai dijauhi oleh teman, pacar atau bahkan isteri anda!

PUTUS ASA

Pada suatu ketika, iblis mengiklankan bahwa ia akan mengobral perkakas-perkakas kerjanya. Pada hari H, seluruh perkakasnya dipajang untuk dilihat oleh para calon pembeli, lengkap dengan harga jualnya. Seperti kalau kita masuk ke toko hardware, barang-barang yang dijual sungguh-sungguh menarik, dan semua barang kelihatan berguna sesuai dengan fungsinya masing-masing. Harganya pun tidak mahal.
Barang-barang yang dijual antara lain: dengki, iri, tidak jujur, tidak menghargai orang lain, malas, tak tahu terimakasih, dendam, dan lain sebagainya. Di suatu pojok display, ada satu perkakas yang bentuknya sederhana, sudah agak aus, tetapi harganya paling tinggi diantara yang lain.
Salah seorang calon pembeli bertanya, “Ini alat apa namanya?”. Iblis pun menjawab, “Oh, itu namanya putus asa”. “Kenapa harganya mahal sekali, kan sudah aus…?”. “Ya, karena perkakas ini sangat mudah dipakai dan berdaya guna tinggi. Saya bisa dengan mudah masuk kedalam hati manusia dengan alat ini disbanding yang lain. Begitu saya berhasil masuk, saya dengan sangat mudah melakukan apa saja yang saya inginkan terhadap manusia terebut. Tahukah anda kenapa barang ini menjadi aus?, Itu karena saya sering menggunakannya kepada hampir semua orang, karena kebanyakan manusia tidak tahu kalau Putus Asa itu sebenarnya milik saya”.

Senin, 15 Februari 2010

CINTA dan WAKTU

Alkisah disuatu pulau kecil tinggallah benda-benda abstrak seperti cinta, kesedihan, kekayaan, kebahagiaan dan sebagainya. Mereka hidup berdampingan dengan baik.
Suatu ketika datang badai menghempas pulau kecil itu dan air laut tiba-tiba naik dan akan segera menenggelamkan pulau itu. Semua penghuni pulau cepat-cepat segera menyelamatkan diri. Cinta sangat kebingungan sebab ia tiodak dapat berenang dan tidak mempunyai perahu. Ia berdiri di tepi pantai untuk mencari pertolongan. Sementara itu air semakin naik dan mulai membasahi kaki Cinta.
Tak lama kemudian Cinta melihat kekayaan sedsng mengayuh perahu. “Kekayaan! Kekayaan! Tolong aku!” teriak Cinta. “Aduh maaf Cinta, perahuku telah penuh dengan harta bendaku. Aku tidak dapat membawamu serta, nanti perahu ini tenggelam. Lagipula tak ada tempat lagi bagimu diperahuku ini.”
Lalu Kekayaan cepat-cepat mengayuh perahunya pergi. Cinta sedih sekali namun kemudian dilihatnya kegembiraan lewat dengan perahunya. “Kegembiraan, tolong aku!”, teriak cinta. Namun Kegembiraan terlalu bergembira menemukan perahu sehingga ia tidak mendengar teriakan Cinta.
Air makin tinggi membasahi sampai ke pinggang dan cintapun mulai panik. Tak lama kemudian lewatlah Kecantikan.”Kecantikan , bawalah aku bersamamu”, teriak Cinta. “Wah Cinta, kamu basah dan kotor, aku tak bisa membawamu ikut. Nanti kamu mengotori perahuku ini”, sahut Kecantikan.
Cinta sedih sekali mendengarnya. Ia mulai menangis terisak-isak. Saat itulah lewat Kesedihan. “Oh Kesedihan bawalah aku bersamamu”, kata Cinta. “Maaf Cinta, aku sedang sedih, dan aku ingin sendirian saja…”, kata Kesedihan sambil terus mengayuh perahunya. Cinta sudah mulai putus asa, ia melihat air semakin naik dan akan segera menenggelamkannya. Pada saat kritis itulah terdengar suara, “Cinta, mari segera naik perahuku”. Cinta menoleh ke suara itu dan melihat seorang tua dengan perahunya. Cepat-cepat ia naik ke perahu itu tepat sebelum air menenggelamkannya.
Di pulau terdekat orang tua itu menurunkan Cinta dan segera pergi lagi. Pada saat itulah Cinta baru sadar bahwa ia sama sekali tidak mengetahui siapa orang tua yang telah menyelamatkannya itu. Cinta segera menanyakan orang tua itu kapada penduduk tua di pulau, siapa sebenarnya orang tua itu. “Oh, orang tua itu tadi?, dia adalah Waktu,” kata orang-orang tersebut. “Tapi kenapa ia menyelamatkanku? Aku tak mengenalnya. Bahkan teman-teman yang mengenalkupun enggan untuk menolongku”, tanya Cinta heran. “Sebab hanya waktulah yang tahu berapa nilai sesungguhnya dari cinta itu…”.

BONSAI DAN SEQUOIA

Orang Jepang memelihara pohon yang lazim disebut Bonsai, pohon ini indah dan dibentuk dengan sempurna walaupun tingginya hanya dalam hitungan sentimeter.
Di California ditemukan pohon raksasa hutan yang bernama Sequoia. Salah satu pohon raksasa ini diberi nama Jenderal Sherman dengan ketinggian mencapai 90 meter seakan menembus langit dan lingkar batang hingga 26 meter. Pohon raksasa ini begitu hebat sehingga jika ditebang akan menghasilkan kayu bangunan yang cukup untuk membuat 35 buah rumah dengan lima kamar.
Pada saat berbentuk biji Bonsai dan Jenderal Sherman berukuran sama kecil, masing2 beratnya kurang dari satu milligram. Setelah keduanya dewasa terjadi perbedaan ukuran yang luar biasa dan kelihatan seperti peristiwa yang sederhana saja, tetapi kisah dibalik perbedaan ukuran itu mengandung pelajaran dalam kehidupan manusia. Ketika pohon Bonsai mulai menyembulkan tunasnya di muka bumi, orang Jepang mencabutnya dari tanah dan mengikat pokok akar dan sebagian cabang akarnya dengan demikian secara sengaja menghambat pertumbuhannya. Hasilnya adalah sebatang pohon mini yang indah tetapi tetaplah mini.
Biji Jenderal Sherman jatuh ke tanah California yang subur dan mendapat gizi dari mineral, air hujan dan sinar matahari, hasilnya adalah sebuah pohon raksasa.
Baik Bonsai maupun Jenderal Sherman tidak punya pilihan dalam menentukan nasibnya. Tidak demikian dengan manusia, anda punya hak untuk menentukan nasib, anda bisa jadi besar atau jadi kecil sebagaimana yang anda kehendaki. Anda bisa jadi Bonsai atau Jenderal Sherman.
Citra diri anda dan cara anda memandang diri sendiri akan menentukan akan menjadi apa anda kelak.

Untuk itu anda punya pilihan.

sumber: milis Cetivasi

PLATO dan GURUNYA

Suatu hari, Plato bertanya pada gurunya, “Apa itu cinta? Bagaimana saya menemukannya?
Gurunya menjawab, “Ada ladang gandum yang luas didepan sana. Berjalanlah kamu
dan tanpa boleh mundur kembali, kemudian ambillah satu saja ranting. Jika kamu menemukan ranting yang kamu anggap paling menakjubkan, artinya kamu telah menemukan cinta” .
Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan tangan kosong, tanpa membawa apapun.
Gurunya bertanya, “Mengapa kamu tidak membawa satupun ranting?”
Plato menjawab, “Aku hanya boleh membawa satu saja,dan saat berjalan tidak
boleh mundur kembali (berbalik)”. Sebenarnya aku telah menemukan yang paling
menakjubkan, tapi aku tak tahu apakah ada yang lebih menakjubkan lagi di depan sana, jadi tak kuambil ranting tersebut. Saat kumelanjutkan berjalan lebih jauh lagi, baru kusadari bahwa ranting-ranting yang kutemukan kemudian tak sebagus ranting yang tadi, jadi tak kuambil sebatangpun pada akhirnya”
Gurunya kemudian menjawab ” Jadi ya itulah cinta”
Di hari yang lain, Plato bertanya lagi pada gurunya,”Apa itu perkawinan?Bagaimana saya bisa menemukannya?”
Gurunya pun menjawab “Ada hutan yang subur didepan sana.
Berjalanlah tanpa boleh mundur kembali (menoleh) dan
kamu hanya boleh menebang satu pohon saja. Dan tebanglah jika kamu menemukan pohon yang paling tinggi, karena artinya kamu telah menemukan apa itu perkawinan”
Plato pun berjalan, dan tidak seberapa lama, dia kembali dengan membawa
pohon. Pohon tersebut bukanlah pohon yang segar/subur, dan tidak juga terlalu tinggi. Pohon itu biasa-biasa saja.
Gurunya bertanya, “Mengapa kamu memotong pohon yang seperti itu?”
Plato pun menjawab, “sebab berdasarkan pengalamanku sebelumnya, setelah
menjelajah hampir setengah hutan, ternyata aku kembali dengan tangan kosong.
Jadi dikesempatan ini, aku lihat pohon ini, dan kurasa tidaklah buruk-buruk
amat, jadi kuputuskan untuk menebangnya dan membawanya
kesini. Aku tidak mau menghilangkan kesempatan untuk mendapatkannya”
Gurunya pun kemudian menjawab, “Dan ya itulah perkawinan”
CATATAN – KECIL :
Cinta itu semakin dicari, maka semakin tidak ditemukan. Cinta adanya di dalam lubuk hati, ketika dapat menahan keinginan dan harapan yang lebih.
Ketika pengharapan dan keinginan yang berlebih akan cinta, maka yang didapat adalah kehampaan… tiada sesuatupun yang didapat, dan tidak dapat dimundurkan kembali.
Waktu dan masa tidak dapat diputar mundur.
Terimalah cinta apa adanya.
Perkawinan adalah kelanjutan dari Cinta. Adalah proses mendapatkan kesempatan, ketika kita mencari yang terbaik diantara pilihan yang ada, maka akan mengurangi kesempatan untuk mendapatkannya, Ketika kesempurnaan ingin kita dapatkan, maka sia2lah waktumu dalam mendapatkan perkawinan itu, karena, sebenarnya kesempurnaan itu hampa adanya.
asal kamu tau aja kalau aku tidak mau jadi pohon itu…..

PEREMPUAN DI OTAK LAKI-LAKI


Kamu tau kenapa saya suka wanita itu pakai jilbab? Jawabannya sederhana, karena mata saya susah diajak kompromi. Bisa dibayangkan bagaimana saya harus mengontrol mata saya ini mulai dari keluar pintu rumah sampai kembali masuk rumah lagi. Dan kamu tau? Di kampus tempat saya seharian disana, kemana arah mata memandang selalu saja membuat mata saya terbelalak. Hanya dua arah yang bisa membuat saya tenang, mendongak ke atas langit atau menunduk ke tanah. Melihat kedepan ada perempuan berlenggok dengan seutas "Tank Top", noleh ke kiri pemandangan "Pinggul/udel terbuka", menghindar kekanan ada sajian "Celana ketat plus You Can See", balik ke belakang dihadang oleh "Dada indah/montok menantang!" Astaghfirullah... kemana lagi mata ini harus memandang? Kalau saya berbicara nafsu, ow jelas sekali saya suka. Kurang merangsang itu mah! Tapi sayang, saya tak ingin hidup ini dibaluti oleh nafsu. Saya juga butuh hidup dengan pemandangan yang membuat saya tenang. Saya ingin melihat wanita bukan sebagai objek pemuas mata. Tapi mereka adalah sosok yang anggun mempesona, kalau dipandang bikin sejuk di mata. Bukan paras yang membikin mata panas, membuat iman lepas ditarik oleh pikiran "ngeres" dan hatipun menjadi keras. Andai wanita itu mengerti apa yang sedang dipikirkan oleh laki-laki ketika melihat mereka berpakaian seksi, saya yakin mereka tak mau tampil seperti itu lagi. Kecuali bagi mereka yang memang punya niat untuk menarik lelaki untuk menikmati "aset berharga" yang mereka punya. Istilah seksi kalau boleh saya definisikan berdasar kata dasarnya adalah penuh daya tarik seks. Kalau ada wanita yang dibilang seksi oleh para lelaki, janganlah berbangga hati dulu. Sebagai seorang manusia yang punya fitrah dihormati dan dihargai semestinya anda malu, karena penampilan seksi itu sudah membuat mata lelaki menelanjangi anda, membayangkan anda adalah objek syahwat dalam alam pikirannya. Berharap anda melakukan lebih seksi, lebih... dan lebih lagi. Dan anda tau apa kesimpulan yang ada dalam benak sang lelaki? Yaitunya: anda bisa diajak untuk begini dan begitu alias gampangan! Mau tidak mau, sengaja ataupun tidak anda sudah membuat diri anda tidak dihargai dan dihormati oleh penampilan anda sendiri yang anda sajikan pada mata lelaki. Jika sesuatu yang buruk terjadi pada diri anda, apa itu dengan kata-kata yang nyeleneh, pelecehan seksual atau mungkin sampai pada perkosaan. Siapa yang semestinya disalahkan? Saya yakin anda menjawabnya "lelaki" bukan? Oh betapa tersiksanya menjadi seorang lelaki normal di jaman sekarang ini. Kalau boleh saya ibaratkan, tak ada pembeli kalau tidak ada yang jual. Simpel saja, orang pasti akan beli kalau ada yang nawarin. Apalagi barang bagus itu gratis, wah pasti semua orang akan berebut untuk menerima. Nah apa bedanya dengan anda menawarkan penampilan seksi anda pada khalayak ramai, saya yakin siapa yang melihat ingin mencicipinya. Begitulah seharian tadi saya harus menahan penyiksaan pada mata ini. Bukan pada hari ini saja, rata-rata setiap harinya. Saya ingin protes, tapi mau protes ke mana? Apakah saya harus menikmatinya...? tapi saya sungguh takut dengan Zat yang memberi mata ini. Bagaimana nanti saya mempertanggungjawabkan nanti? sungguh dilema yang berkepanjangan dalam hidup saya. Allah Taala telah berfirman: "Katakanlah kepada laki-laki yang beriman, Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya", yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat. Katakanlah kepada wanita beriman "Hendaklah mereka menahan pandangannya dan memelihara kemaluannya." (QS. An-Nuur : 30-31). Jadi tak salah bukan kalau saya sering berdiam di ruangan kecil ini, duduk di depan komputer menyerap sekian juta elektron yang terpancar dari monitor, saya hanya ingin menahan pandangan mata ini. Biarlah mata saya ini rusak oleh radiasi monitor, daripada saya tak bisa pertanggungjawabkan nantinya di Akhirat. Jadi tak salah juga bukan? kalau saya paling malas diajak ke mall, jjs, kafe, dan semacam tempat yang selalu menyajikan keseksian. Saya yakin, banyak laki-laki yang punya dilema seperti saya ini. Mungkin ada yang menikmati, tetapi sebagian besar ada yang takut dan bingung harus berbuat apa. Bagi anda para wanita apakah akan selalu bahkan semakin menyiksa kami sampai kami tak mampu lagi memikirkan mana yang baik dan mana yang buruk. Kemudian terpaksa mengambil kesimpulan menikmati pemadangan yang anda tayangkan? So, saudaraku muslimah berjilbablah ... karena itu sungguh nyaman, tentram, anggun, cantik, mempesona dan tentunya sejuk dimata lelaki.

SIAPAKAH KITA??????

Siapakah orang yang sibuk?
Orang yang sibuk adalah orang yang suka menyepelekan waktu solatnya seolah-olah ia mempunyai kerajaan seperti kerajaan Nabi Sulaiman a.s
Siapakah orang yang manis senyumanya?
Orang yang mempunyai senyuman yang manis adalah orang yang ditimpa musibah lalu dia berkata “Inna lillahi wainna illaihi rajiuun.” Lalu sambil berkata,”Ya Rabb, Aku redha dengan ketentuanMu ini”, sambil mengukir senyuman.
Siapakah orang yang kaya?
Orang yang kaya adalah orang yang bersyukur dengan apa yang ada dan tidak lupa akan kenikmatan dunia yang sementara ini.
Siapakah orang yang miskin?
Orang yang miskin adalah orang tidak puas dengan nikmat yang ada selalu menumpuk-numpukkan harta.
Siapakah orang yang rugi?
Orang yang rugi adalah orang yang sudah sampai usia pertengahan namun masih berat untuk melakukan ibadat dan amal-amal kebaikan.
Siapakah orang yang paling cantik?
Orang yang paling cantik adalah orang yang mempunyai akhlak yang baik.
Siapakah orang yang mempunyai rumah yang paling luas?
Orang yang mempunyai rumah yang paling luas adalah orang yang mati membawa amal-amal kebaikan di mana kuburnya akan di perluaskan sejauh mata memandang.
Siapakah orang yang mempunyai rumah yang sempit lagi dihimpit?
Orang yang mempunyai rumah yang sempit adalah orang yang mati tidak membawa amal-amal kebaikkan lalu kuburnya menghimpitnya.
Siapakah orang yang mempunyai akal?
Orang yang mempunyai akal adalah orang-orang yang menghuni syurga kelak karena telah menggunakan akal sewaktu di dunia untuk menghindari siksa neraka.
Siapakah org yg MALAS ?
Orang yg malas ialah org yg hanya membaca subject dari tulisan ini & langsung ke endingnya.

CINTA

Ketika kita menyatakan bahwa itu adalah cinta, apakah kita benar ? Sesuatu untuk direnungkan
Apakah telapak tanganmu berkeringat, hatimu berdebar-debar dan suaramu tercekat di dadamu ?
ITU BUKAN CINTA, ITU SUKA
Anda tidak dapat melepaskan pandangan atau tangan darinya ?
ITU BUKAN CINTA, ITU NAFSU
Apakah anda bangga dan ingin sekali memperlihatkannya pada orang lain ?
ITU BUKAN CINTA, ITU KEBERUNTUNGAN.
Apakah anda menginginkannya karena anda tahu dia ada di sana ?
ITU BUKAN CINTA, ITU KESEPIAN.
Apakah anda mencintainya karena itulah yang diinginkan setiap orang ?
ITU BUKAN CINTA, ITU LOYALITAS.
Apakah anda tetap tinggal untuk pangkuan cintanya, karena anda tidak ingin melukainya?
ITU BUKAN CINTA, ITU BELAS KASIHAN.
Apakah anda ada di sana karena dia menciummu atau memegang tanganmu ?
ITU BUKAN CINTA, ITU KURANG PERCAYA DIRI.
Apakah anda memaafkan kesalahannya karena anda memperdulikannya ?
ITU BUKAN CINTA, ITU PERSAHABATAN.
Apakah anda mengatakan kepadanya bahwa setiap harihanya dia yang anda pikirkan ?
ITU BUKAN CINTA, ITU DUSTA.
Apakah anda rela memberikan seluruh hal-hal yang anda senangi untuk kepentingannya ?
ITU BUKAN CINTA, ITU KEMURAHAN HATI.
Tetapi apakah anda tetap bertahan karena campuran antara kesakitan dan sukacita, yang membutakan dan tak terpahami, menarikmu mendekat dan menahanmu?
JIKA DEMIKIAN, ITU ADALAH CINTA.
Anda menerima kesalahannya karena itu adalah bagian dari dirinya dan siapa dirinya ?
JIKA DEMIKIAN, ITU ADALAH CINTA.
Apakah hatimu sakit dan hancur ketika dia bersedih?
JIKA DEMIKIAN, ITU ADALAH CINTA.
Apakah anda menangis karena kesakitannya, walaupun pada saat itu dia kuat?
JIKA DEMIKIAN, ITU ADALAH CINTA.
Apakah matanya melihat hatimu yang sesungguhnya dan menyentuh jiwamu begitu dalam hingga terasa menusuk ?
JIKA DEMIKIAN, ITU ADALAH CINTA.
Sekarang, jika cinta begitu menyakitkan dan menyiksa luka, mengapa kita mencintai ? Mengapa hanya itu yang kita cari seumur hidup kita ? Kesakitan ini, kesengsaraan ini ? Mengapa itu semua kita ingini dan kita dambakan ? Siksaan ini, kematian luar biasa dari ego seseorang ini ? Mengapa ? KARENA ITU ADALAH CINTA.

NILAI DIRI KITA

Pada suatu ketika, di sebuah taman kecil ada seorang kakek. Di dekat kaket tersebut terdapat beberapa anak yang sedang asyik bermain pasir, membentuk lingkaran. Kakek itu lalu menghampiri mereka, dan berkata : “Siapa diantara kalian yang mau uang Rp. 50.000!!” Semua anak itu terhenti bermain dan serempak mengacungkan tangan sambil memasang muka manis penuh senyum dan harap. Kakek lalu berkata, “Kakek akan memberikan uang ini, setelah kalian semua melihat ini dulu.” Kakek tersebut lalu meremas-remas uang itu hingga lusuh. Di remasnya terus hingga beberapa saat. Ia lalu kembali bertanya “Siapa yang masih mau dengan uang ini lusuh ini?” Anak-anak itu tetap bersemangat mengacungkan tangan. “Tapi,, kalau kakek injak bagaimana? “. Lalu, kakek itu menjatuhkan uang itu ke pasir dan menginjaknya dengan sepatu. Di pijak dan di tekannya dengan keras uang itu hingga kotor. Beberapa saat, Ia lalu mengambil kembali uang itu. Dan kakek kembali bertanya: “Siapa yang masih mau uang ini?” Tetap saja. Anak-anak itu mengacungkan jari mereka. Bahkan hingga mengundang perhatian setiap orang. Kini hampir semua yang ada di taman itu mengacungkan tangan. :) ***

HIKMAH

cerita diatas sangatlah sederhana. Namun kita dapat belajar sesuatu yang sangat berharga dari cerita itu. Apapun yang dilakukan oleh si Kakek, semua anak akan tetap menginginkan uang itu, Kenapa? karena tindakan kakek itu tak akan mengurangi nilai dari uang yang di hadiahkan. Uang itu tetap berharga Rp. 50.000 Sahabat, seringkali, dalam hidup ini, kita merasa lusuh, kotor, tertekan, tidak berarti, terinjak, tak kuasa atas apa yang terjadi pada sekeliling kita, atas segala keputusan yang telah kita ambil, kita merasa rapuh. Kita juga kerap mengeluh atas semua ujian yang di berikan-Nya. Kita seringkali merasa tak berguna, tak berharga di mata orang lain. Kita merasa di sepelekan, di acuhkan dan tak dipedulikan oleh keluarga, teman, bahkan oleh lingkungan kita. Namun, percayalah, apapun yang terjadi, atau *bakal terjadi*, kita tak akan pernah kehilangan nilai kita di mata Allah. Bagi-Nya, lusuh, kotor, tertekan, ternoda, selalu ada saat untuk ampunan dan maaf. Kita tetap tak ternilai di mata Allah. Nilai dari diri kita, tidak timbul dari apa yang kita sandang, atau dari apa yang kita dapat. Nilai diri kita, akan dinilai dari akhlak dan perangai kita. Tingkah laku kita. seberapapun kita diinjak oleh ketidak adilan, kita akan tetap diperebutkan, kalau kita tetap konsisten menjaga sikap kita. Sahabat, akhlak ialah bunga kehidupan kita. Merupakan seberapa bernilainya manusia. Dengan akhlak, rasa sayang dan senang akan selalu mengikuti kita, dan merupakan modal hidup.
Orang yang tidak mempunyai akhlak, meskipun ia berharta, tidak ada nilainya. Meskipun dia cantik, tapi jika sikapnya buruk dan tiada berakhlak, maka kecantikannya tiada berguna baginya. Begitu pula dengan orang yang berpangkat tinggi, tanpa akhlak, dia menjadi orang yang dibenci.
Guys, thanks for reading. Hope u r well and please do take care. Wassalamualaikum wr wb. Salam hangat!!!

Jumat, 05 Februari 2010

tips&trik m'hbur hati yg sedih . . .

# Keluarkanlah air matamu jikalau itu memang harus dikeluarkan
# Berteriaklah sekeras mungkin agar semuanya terasa nyaman
# Tumpahkan semua kesedihanmu bila sanubarimu mengatakan itu
# Jangan terlalu dipikirkan
# Lupakan dengan perlahan - lahan sesuatu yang membuat hatimu bersedih
# Cobalah untuk tersenyum . . . .

Rabu, 03 Februari 2010

Jatidiri Kita yang Sebenarnya

Alkisah, di tengah samudra yang maha luas, tampaklah ombak besar sedang bergulung-gulung dengan suaranya yang menggelegar, tampak bersuka ria menikmati kedasyatan kekuatannya, seakan-akan menyatakan keberadaan dirinya yang besar dan gagah perkasa.
Sementara itu, jauh di belakang gelombang ombak besar, tampak sang ombak kecil bersusah payah mengikuti. Ia terlihat lemah, tertatih-tatih, tak berdaya, dan jauh tersisih di belakang. Akhirnya, ombak kecil hanya bisa menyerah dan mengekor ke mana pun ombak besar pergi. Tetapi, di benaknya selalu muncul pertanyaan, mengapa dirinya begitu lebih lemah dan tak berdaya?
Suatu kali, ombak kecil bermaksud mengadu kepada ombak besar. Sambil tertaih-tatih ombak kecil berteriak: “Hai ombak besar. Tunggu! Sayup-sayup suara ombak kecil didengar juga oleh ombak besar. Lalu sang ombak besar sedikit memperlambat gerakannya dan berputar-putar mendekati arah datangnya suara. “Ada apa sahabat?” Jawab ombak besar dengan suara menggelegar hebat. “Aih.pelankan suaramu. Dengarlah, mengapa engkau bisa begitu besar? Begitu kuat, gagah, dan perkasa? Sementara diriku. ah. begitu kecil, lemah dan tak berdaya. Apa sesungguhnya yang membuat kita begitu berbeda, wahai ombak besar?”
Ombak besar pun menjawab, “Sahabatku, kamu menganggap dirimu sendiri kecil dan tidak berdaya, sementara kamu menganggap aku begitu hebat dan luar biasa, anggapanmu itu muncul karena kamu belum sadar dan belum mengerti jati dirimu yang sebenarnya, hakikat dirimu snediri”. “Jati diri? Hakikat diri? Kalau jati diriku bukan ombak kecil, lalu aku ini apa?” Tanya ombak kecil, “Tolong jelaskan, aku semakin bingung dan tidak mengerti.”  Ombak besar meneruskan, “Memang di antara kita terasa berbeda tetapi sebenarnya jati diri kita adalah sama, kamu bukan ombak kecil, aku pun juga bukan ombak besar. Ombak besar dan ombak kecil adalah sifat kita yang sementara. Jati diri kita yang sejati sama, kita adalah air. Bila kamu menyadari bahwa kita sama-sama air, maka kamu tidak akan menderita lagi, kamu adalah air, setiap waktu kamu bisa menikmati menjadi ombak besar seperti aku, kuat gagah dan perkasa.” Mendengar kata-kata bijak sang ombak besar, mendadak timbul kesadaran dalam diri ombak kecil. “Ya, benar, aku bukan ombak kecil. Jati diriku adalah air, tidak perlu aku berkecil hati dan menderita.” Dan, sejak saat itu, si ombak kecil pun menyadari dan menemukan potensi dirinya yang maha dasyat. Dengan ketekunan dan keuletannya, ia berhasil menemukan cara-cara untuk menjadikan dirinya semakin besar, kuat, dan perkasa, sebagaimana sahabatnya yang dulu dianggapnya besar. Akhirnya, mereka hidup bersama dalam keharmonisan alam. Ada kalanya yang satu lebih besar dan yang lain kecil. Kadang yang satu lebih kuat dan yang lain lemah.
Begitulah, mereka menikmati siklus kehidupan dengan penuh hikmat dan kesadaran. Sebagai manusia, sering kali kita terjebak dalam kebimbangan akibat situasi sulit yang kita hadapi, yang sesungguhnya itu hanyalah pernak-pernik atau tahapan dalam perjalanan kehidupan. Sering kali kita memvonis keadaan itu sebagai suratan takdir, lalu muncullah mitos-mitos: aku tidak beruntung, nasibku jelek, aku orang gagal, dan lebih parah lagi menganggap kondisi tersebut sebagai bentuk “ketidakadilan” Tuhan. Dengan memahami bahwa jati diri kita adalah sama-sama manusia, tidak ada alasan untuk merasa kecil dan kerdil dibandingkan dengan orang lain. Karena sesungguhnya kesuksesan, kesejahteraan dan kebahagiaan bukan monopoli orang-orang tertentu, jika orang lain bisa sukses, kita pun juga bisa sukses! Kesadaran tentang jati diri bila telah mampu kita temukan, maka di dalam diri kita akan timbul daya dorong dan semangat hidup yang penuh gairah sedahsyat ombak besar di samudra nan luas. Siap menghadapi setiap tantangan dengan mental yang optimis aktif, dan siap mengembangkan potensi terbaik demi menapaki puncak tangga kesuksesan. “Jati diri kita adalah sama-sama manusia! Tidak ada alasan untuk merasa kecil dan kerdil dibandingkan dengan orang lain. Jika orang lain bisa sukses, kita pun bisa sukses!”

sebutir korma

Rosulullah bersabda ; 'Siapa yang merampas hak orang Islam dengan sumpahnya, maka Allah mewajibkan dia masuk neraka dan mengharamkannya masuk surga. Seorang laki-laki bertanya, walaupun sedikit ya Rasulullah? Nabi menjawab, walaupun sebatang kayu sugi.'
(Riwayat Muslim).

Hanya Kerana sebutir kurma
Selesai menunaikan ibadah haji, Ibrahim bin Adham berniat ziarah ke mesjidil Aqsa. Untuk bekal di perjalanan, ia membeli 1 kg kurma dari pedagang tua di dekat mesjidil Haram. Setelah kurma ditimbang dan dibungkus, Ibrahim melihat sebutir kurma tergeletak didekat timbangan. Menyangka kurma itu bagian dari yang ia beli, Ibrahim memungut dan memakannya. Setelah itu ia langsung berangkat menuju Al Aqsa. 4 Bulan kemudian, Ibrahim tiba di Al Aqsa. Seperti biasa, ia suka memilih sebuah tempat beribadah pada sebuah ruangan dibawah kubah Sakhra. Ia shalat dan berdoa khusuk sekali. Tiba tiba ia mendengar percakapan dua Malaikat tentang dirinya. "Itu, Ibrahim bin Adham, ahli ibadah yang zuhud dan wara yang doanya selalu dikabulkan ALLAH SWT," kata malaikat yang satu. "Tetapi sekarang tidak lagi. doanya ditolak karena 4 bulan yg lalu ia memakan sebutir kurma yang jatuh dari meja seorang pedagang tua di dekat mesjidil haram," jawab malaikat yang satu lagi. Ibrahim bin adham terkejut sekali, ia terhenyak, jadi selama 4 bulan ini ibadahnya, shalatnya, doanya dan mungkin amalan-amalan lainnya tidak diterima oleh ALLAH SWT gara-gara memakan sebutir kurma yang bukan haknya."Astaghfirullahal adzhim" Ibrahim beristighfar. Ia langsung berkemas untuk berangkat lagi ke Mekkah menemui pedagang tua penjual kurma. Untuk meminta dihalalkan sebutir kurma yang telah ditelannya. Begitu sampai di Mekkah ia langsung menuju tempat penjual kurma itu, tetapi ia tidak menemukan pedagang tua itu melainkan seorang anak muda. "4 bulan yang lalu saya membeli kurma disini dari seorang pedagang tua. kemana ia sekarang ?" tanya Ibrahim. "Sudah meninggal sebulan yang lalu, saya sekarang meneruskan pekerjaannya berdagang kurma" jawab anak muda itu. "Innalillahi wa innailaihi roji'un, kalau begitu kepada siapa saya meminta penghalalan ?". Lantas ibrahim menceritakan peristiwa yg dialaminya, anak muda itu mendengarkan penuh minat. "Nah, begitulah" kata ibrahim setelah bercerita, "Engkau sebagai ahli waris orangtua itu, maukah engkau menghalalkan sebutir kurma milik ayahmu yang terlanjur ku makan tanpa izinnya?". "Bagi saya tidak masalah. Insya ALLAH saya halalkan. Tapi entah dengan saudara-saudara saya yang jumlahnya 11 orang. Saya tidak berani mengatas nama kan mereka karena mereka mempunyai hak waris sama dengan saya." "Dimana alamat saudara-saudaramu ? biar saya temui mereka satu persatu." Setelah menerima alamat, ibrahim bin adham pergi menemui. Biar berjauhan, akhirnya selesai juga. Semua setuju menghalakan sebutir kurma milik ayah mereka yang termakan oleh ibrahim. 4 bulan kemudian, Ibrahim bin adham sudah berada dibawah kubah Sakhra.
Tiba tiba ia mendengar dua malaikat yang dulu terdengar lagi bercakap cakap. "Itulah ibrahim bin adham yang doanya tertolak gara gara makan sebutir kurma milik orang lain." "O, tidak.., sekarang doanya sudah makbul lagi, ia telah mendapat penghalalan dari ahli waris pemilik kurma itu. Diri dan jiwa Ibrahim kini telah bersih kembali dari kotoran sebutir kurma yang haram karena masih milik orang lain.
Sekarang ia sudah bebas."

Selasa, 02 Februari 2010

ORANG KAYA DAN ORANG MISKIN BERTEMU DI SURGA

Alkisah, di suatu negeri pernah hidup seorang kaya
raya, yang rajin beribadah dan beramal. Meski kaya
raya, ia tak sombong atau membanggakan kekayaannya.
Kekayaannya digunakan untuk membangun rumah ibadat,
menyantuni anak yatim, membantu saudara, kerabat dan
tetangga-tetangganya yang miskin dan kekurangan, serta
berbagai amal sosial lainnya. Di musim paceklik, ia
membagikan bahan pangan dari kebunnya yang
berhektar-hektar kepada banyak orang yang kesusahan.
Salah satu yang sering dibantu adalah seorang
tetangganya yang miskin.

Dikisahkan, sesudah meninggal, berkat banyaknya amal,
si orang kaya ini pun masuk surga. Secara tak terduga,
di surga yang sama, ia bertemu dengan mantan
tetangganya yang miskin dulu. Ia pun menyapa.

"Apa kabar, sobat! Sungguh tak terduga, bisa bertemu
kamu di sini," ujar si kaya.
"Mengapa tidak? Bukankah Tuhan memberikan surga pada
siapa saja yang dikehendaki-Nya, tanpa memandang kaya
dan miskin?" jawab si miskin.

"Jangan salah paham, sobat. Tentu saja aku paham,
Tuhan Maha Pengasih kepada semua umat-Nya tanpa
memandang kaya-miskin. Cuma aku ingin tahu, amalan
apakah yang telah kau lakukan sehingga mendapat
karunia surga ini?"
"Oh, sederhana saja. Aku mendapat pahala atas amalan
membangun rumah ibadat, menyantuni anak yatim,
membantu saudara, kerabat dan tetangga yang miskin dan
kekurangan, serta berbagai amal sosial lainnya...."

"Bagaimana itu mungkin?" ujar si kaya, heran.
"Bukankah waktu di dunia dulu kamu sangat miskin.
Bahkan seingatku, untuk nafkah hidup sehari-hari saja
kamu harus berutang kanan-kiri?"

"Ucapanmu memang benar," jawab si miskin. "Cuma waktu
di dunia dulu, aku sering berdoa: Oh, Tuhan!
Seandainya aku diberi kekayaan materi seperti
tetanggaku yang kaya itu, aku berniat membangun rumah
ibadat, menyantuni anak yatim, membantu saudara,
kerabat dan tetangga yang miskin dan banyak amal
lainnya. Tapi apapun yang kau berikan untukku, aku
akan ikhlas dan sabar menerimanya."

"Rupanya, meski selama hidup di dunia aku tak pernah
berhasil mewujudkannya, ternyata semua niat baikku
yang tulus itu dicatat oleh Tuhan. Dan aku diberi
pahala, seolah-olah aku telah melakukannya. Berkat
semua niat baik itulah, aku diberi ganjaran surga ini
dan bisa bertemu kamu di sini," lanjut si miskin.

Maka perbanyaklah niat baik dalam hati Anda. Bahkan
jika Anda tidak punya kekuatan atau kekuasaan untuk
mewujudkan niat baik itu dalam kehidupan sekarang,
tidak ada niat baik yang tersia-sia di mata Tuhan…..

Sumber: Anonim

Senin, 01 Februari 2010

JANGAN PERNAH MENYERAH

Suatu hari saya sedang merenung dan berjalan di tengah hutan. Saya memutuskan untuk menyerah … Saya menyerah pada pekerjaan saya, menyerah pada hubungan-hubungan saya,… Saya ingin menyerah pada hidup saya. Aku protes pada Tuhan. Protes terakhir yang akan saya lakukan.
“Tuhan”, ujar saya. “Tolong beri saya satu alasan untuk tidak menyerah”
JawabNya membuat saya terkejut … “Lihat sekelilingmu, apakah kamu melihat rumput-rumput dan bambu itu”
“Ya”, saya menjawab.
“Ketika saya menanam benih rumput dan benih bambu,  saya memelihara mereka. Saya menyinarinya, dan menyiraminya. Rumput-rumput itu tumbuh dengan cepat. Membuat tanah ini menjadi hijau, dan kelihatan sangat indah. Namun bibit bambu itu belum tumbuh. Tetapi saya tidak menyerah dan berhenti menunggunya.
Pada tahun kedua, rumput-rumput itu semakin banyak dan semakin tinggi. Dan lagi-lagi belum ada tanda-tanda dari bibit bambu. Tetapi saya tetap tidak menyerah. Saya tetap menyinari dan menyiraminya” , kataNya.
“Setelah tiga tahun, belum juga bambu itu betunas. Saya tetap memeliharanya.”
“Tahun keempat, sekali lagi tetap belum kelihatan tanda-tanda kehidupan dari bibit bambu. Saya tetap sabar dan tidak menyerah.”, kataNya lagi.
“Kemudian, pada tahun kelima, sebuah tunas kecil muncul dari dalam tanah. Dibandingkan dengan rumput-rumput itu, itu hanya masalah kecil dan sepele…
Tetapi hanya 6 bulan kemudian bambu tumbuh ke atas mencapai 20 meter.
Ia telah menghabiskan lima tahun untuk menumbuhkan dan menyebarkan akarnya. Menjadikannya akar yang kuat dan memberikannya apa yang diperlukan untuk bertahan hidup.”
“Saya tidak akan memberikan ujian kepada ciptaan saya kalau mereka tidak bisa melaluinya.” Dia berkata kepada saya. “Tahukah kamu, kalau selama ini kamu telah berjuang dalam kehidupan, kamu sedang  menumbuhkembangkan akar-akar kehidupan dalam dirimu”
“Saya tidak akan menyerah pada bambu. Aku tidak akan menyerah pada kehidupanmu. Jangan membandingkan diri sendiri dengan  orang lain.”
Dia berkata,”Bambu memiliki tujuan yang berbeda dibandingkan dengan rumput. Namun keduanya mejadikan hutan ini indah.”
“Waktumu akan datang”, Tuhan berkata kepada saya. “kamu akan menjalani kehidupan yang begitu indah dan mulia”
“Seindah dan semulia apakah kelak kehidupan saya”, saya bertanya.
“Setinggi apakah bambu akan bertumbuh?”, Dia bertanya kembali.
“Setinggi mungkin yang dapat ia capai”, saya menjawab.
“Ya.” Ia berkata, “Berikan kemuliaan pada Saya dengan membuat hidupmu seindah yang dapat kamu ciptakan. Jalani kehidupan setinggi mungkin, sesuai dengan kemampuan kamu.”
Saya meninggalkan hutan dan pulang ke rumah dengan membawa cerita ini dan membaginya dengan Anda para pembaca. Saya hanya berharap cerita ini dapat membantu Anda melihat Tuhan  yang tidak akan pernah menyerah pada hidup Anda dan saya.

Minggu, 31 Januari 2010

"Pendeta Juga Masuk Islam"

Bapak Ragil, begitulah orang memanggilnya. Nama lengkap beliau adalah Agustinus Sri Urip Ragil Wibowo, dilahirkan di Purworejo 12 Maret 1966 dari keluarga pendeta, sedangkan isterinya Ana Maria Dalena dari keluarga pastur. Tak heran jika mereka sangat fanatik terhadap ajaran Kristen yang dianutnya. Kegigihannya dalam menjalankan misi kristenisasi tidak perlu diragukan lagi, sebab beratus-ratus bahkan beribu-ribu orang Islam pernah dimurtadkannya. Lelaki yang pernah mengikuti pendidikan di Missionairy Training Centre di Jepang dan Jerman ini menceritakan pengalamannya hingga ia mantap memeluk Islam sebagai agamanya.

KALAH BERDEBAT
Pengalaman ini berawal saat saya menjalankan misi kristenisasi yang berkedok program Kesejahteraan Masyarakat pada tahun 1978 dibawah pimpinan seorang tokoh Kristen terkenal di Yogyakarta yang belum lama meninggal (nama dirahasiakan oleh Hidayah). Walau program ini seringkali tersendat karena persoalan dana sehingga terhenti untuk beberapa saat, namun pada tahun 1988-1989 program ini dimulai kembali dan saya terlibat penuh didalamnya. Namun sekali lagi program yang sarat dengan misi kristenisasi ini pun harus gulung tikar untuk sementara waktu karena alasan yang sama. Sampai akhirnya pada tahun 1993-1995 program ini hidup kembali setelah pengelolaannya diserahkan oleh tokoh tersebut kepada saya.

Dibawah komando saya, program ini terbilang sangat sukses, banyak orang Islam yang telah kami murtadkan dengan iming-iming bantuan sosial. Hingga pada saat kami menjalankan program dengan nama Income Generating Project di kecamatan Panggang dan kecamatan Rongkop, saya mendapatkan sepucuk surat dari dari salah seorang tokoh dan pemuka agama Islam setempat yang bernama Bapak Drs. Jalal Muhsin. Didalam surat tersebut diungkapkan, bahwa kami dipersilahkan untuk membantu masyarakat miskin jika benar misiyang kami jalankan itu murni misi sosial, sedangkan Bapak Jalal Muhsin sendiri akan menggarap bidang akidah sesuai dengan yang dianut oleh masyarakat setempat yaitu Aqidah Islamiyah.

Surat yang berisi teguran halus ini saya tanggapi serius dengan meminta waktu untuk bertemu Bapak Jalal guna berdialog seputar akidah masing-masing. Akhirnya pada tanggal 23 Mei 1993 dialog pun dimulai disebuah rumah milik warga setempat. Dialog berlangsung selama tiga bulanyang mengupas seputar kebenaran al-Kitab, ajaran trinitas dan masalah-masalah ketuhanan, namun kami belum menemukan titik temu.

Karena tidak adanya titik temu inilah, akhirnya kami berdua membuat surat perjanjian yang berisi komitmen bersama, bahwa siapapun yang kalah dalam perdebatan, harus rela meninggalkan keyakinan agamanya dan masuk mengikuti agama yang memenangkan perdebatan. Perdebatan demi perdebatan telah kami lalui hingga pada akhirnya saya mengaku kalah. Menurut saya, apa yang diungkapkan oleh Bapak Jalal Mukhsin ini ternyata semua ada dalam al-Kitab. Setelah mengaku kalah dalam berdebat, saya pun akhirnya masuk Islam. Ikrar syahadat saya lakukan di KUA-Menteri Jeron Daerah Istimewa Yogyakarta pada tanggal 29 November 1993 dan dipimpin langsung oleh Bapak Jalal Mukhsin.

MENGHADAPI BADAI UJIAN
Setelah masuk Islam, saya mengganti nama menjadi Muhammad Abdullah Syahid. Konsekwensi dari keputusan saya ini, saya harus rela dibenci oleh keluarga dan jemaat saya, diputus hubungan keluarga, diusir dari rumah dan digugat cerai oleh sang isteri tercinta. Ancaman fisik dan teror gelap pun sering berdatangan menghiasi hari-hari barusaya. Untuk menyelamatkan akidah dan jiwa saya, saya harus rela hijrah ke Sumatera selatan pada akhir tahun 1993 dengan meninggalkan isteri dan anak-anak saya. Untuk biaya hijrah ke Sumsel, saya menjual gereja yang saya dirikan di Jl. Wates km 9 Yogyakarta kepada Bapak Jalal Mukhsin dengan harga satu juta untuk saat itu.

Di Sumatera saya tinggal di rumah seorang Kepala Desa Karang Agung Simpang Sumatera Selatan dan menjadi bujangan (karyawan) Pak Lurah untuk mengurus kebun dan lainnya. Kemudiansaya dipercaya untuk menjadi Sekretaris Desa (Sekdes) dan diresmikan di hadapan masyarakat setempat menjadi adik angkat Bapak Kepala Dusun (Kadus). Selama berada di Sumatera Selatan (1993-1998)saya banyak aktif diberbagai ormas dan lembaga kemasyarakatan seperti aktif di HKTI (Himpunan Kerukunan Tani Indonesia) sebagai pembina Kuntum HKTI untuk wilayah Sumsel, menjadi ketua LKMD dan kepala sekolah SMEA persiapan AMPI.

Namun karena kerinduan kepada anak-anak dan isteri, saya memutuskan untuk kembali ke Yogyakarta pada tahun 1998. Saya mencoba mengajak isteri tercinta untuk masuk Islam, tetapi keinginan itu belum membuahkan hasil, karena untuk bertemu isteri dan anak-anak saja dibatasi, semua dijadwal oleh pihak gereja. Dengan usahayang ulet akhirnya isteri saya memutuskan untuk ikut masuk Islam pada tanggal 23 Maret 1998. Hal itu dilakukan semata-mata demi masa depan anak-anak. Karena jika isteri menolak untuk masuk Islam, maka anak-anak akan saya bawa ke Sumatera.


MEMULAI HIDUP BARU
Cobaan demi cobaan datang silih berganti, mungkin inilah sebagai ujian keimanan seperti yang dijelaskan oleh Allah swt. Setelah mendapatkan tempat bernaung yang sangat kumuh, saya menjual sepeda motor tua untuk membeli alat-alat dapur dan mesin jahit untuk isteri. Karena mencari pekerjaan sangat susah, makasaya rela menjadi penjaga gudang, sesuatu yang tak pernah terbayangkan dibenak saya. Kondisi ini sangat bertolak belakang dengan kondisi saat saya masih aktif menjadi pendeta dengan fasilitas dan gaji yang besar. Namun semuanya saya jalankan demi mendapatkan nafkah buat anak dan isteri.

Tetapi alangkah bersyukurnya saya ketika Bapak Sukadiono, Kepala sekolah SD Muhammadiyah 3, dan Bapak Ikhwan Ahada salah seorang guru disana membantu meringankan bebankami dengan menyekolahkan kedua puteri saya disekolah tersebut tanpa dipungut biaya sepeserpun. Untuk mencari tambahan nafkah buat keluarga, dengan kemampuan yang saya miliki, saya mencoba ikut lomba cipta lagu yang diselenggarakan oleh BP7 yang bekerja sama dengan para musisi Yogyakarta. Pada lomba ini saya mendapatkan juara I dan berhak memperoleh hadiah Rp. 2.500.000. Hadiah sebesar itu saya bagi dua dengan pembuat aransemennya. Usaha yang sama juga saya ikuti pada saat lomba cipta lagu untuk menyambut Muktamar Muhammadiyah ke 44 di Jakarta, dan alhamdulillah saya dapat meraih juara I dan berhak mendapatkan hadiah 3 juta rupiah. Namun karena kebutuhan hidup yang kian mendesak, sementara untuk makan saja masih susah, maka pada tahun 1999 saya membuka usaha ternak ayam potong untuk dijual.

RAJIN BERDAKWAH
Sekalipun telah masuk Islam, saya belum tahu apa itu Islam yang sesungguhnya. Sebab saya menyadari bahwa saya masuk Islam karena kalah berdebat, sehingga saya sering bertanya tentang apa itu Islam. Sampai akhirnya saya bertemu dengan seorang pendeta senior Bapak Rudi, rekan saya pada saat sama-sama aktif di gereja yang telah terlebih dahulu masuk Islam. Mantan pendeta Rudi mengamanatkan kepada saya agar melanjutkan misi dakwahnya, sebab kata beliau, sisa umurnya tinggal tiga persen lagi. Ternyata benar, tiga minggu setelah pertemuan kami itu Bapak Rudi pun meninggal dunia. Untuk merealisasikan amanat tersebut, saya mendirikan Lembaga Dakwah Mualaf (YAKIN). Program yang saya jalankan adalah dakwah door to door, menerbitkan buletin untuk disebarluaskan kepada teman dan mantan jemaat termasuk juga keluarga saya dan isteri. Bahkan dari dakwah ini kami berhasil menarik kembali masyarakat (satu dusun) di desa Purworejo yang dahulu saya murtadkan untuk kembali ke pangkuan Islam. Disamping itu banyak juga para pendeta yang masuk Islam termasuk juga beberapa majelis gereja.

Saat ini saya sering pulang pergi Jakarta-Yogyakarta karena saya memiliki kesibukan di dua wilayah ini. Di yogyakarta saya memiliki anak dan isteri, menjadi pengurus ranting Muhammadiyah, sekjen Putra Ka'bah dan Kepala Biro Litbang DPW PPP, pengurus PDHI, disamping juga disibukkan sebagai penulis buku. Diantaranya adalah: Benarkah Yesus Disalib, Muhammad dalam Taurat dan Injil, Membongkar Strategi Kristenisasi di Indonesia dan Hanya orang-orang kafir yang menyebut Yesus itu Tuhan (wacana Press).

Sabtu, 30 Januari 2010

Belajar dari Kesalahan

31 Januari 2010

Bila anda melakukan sesuatu, ada kemungkinan anda membuat sesuatu kesalahan. Bila anda membuat kesalahan, itu adalah hal yang hebat. Karena anda berkesempatan belajar sesuatu.

Akui kesalahan anda, teliti, dan pelajari secara mendalam. Jawablah kesalahan anda tersebut. Kesalahan adalah guru yang paling luar biasa. Dengan mengenal apa yang salah, anda dibantu untuk menemukan apa yang benar.

Tom Watson, pendiri IBM, tahu persis nilai sebuah kesalahan. Suatu saat, seorang pegawai membuat kesalahan besar yang merugikan IBM senilai jutaan dollar. Sang pegawai yang dipanggil ke kantor Watson, berkata “Anda pasti menghendaki saya mengundurkan diri” Jawab Watson, “Anda pasti bercanda. Saya baru saja menghabiskan 10 juta dollar untuk mendidik anda…”

Orang yang berbakat sukses, akan belajar dari apapun yang terjadi, termasuk kesalahan. Bila anda membuat sebuah kesalahan, hal yang terbaik adalah megumpulkan kembali keeping-keping yang terserak, dan memperhatikan bagaimana hal itu bisa terjadi.

Jangan menangisi kesalahan. Periksa dan pelajari kesalahan. Selanjutnya memanfaatkan pengetahuan baru anda itu.

Berkacalah Pada Diri Sendiri

31 januari 2010

berkacaKetika dua cermin yang saling berhadapan, muncul pantulan yang tak terhingga. Begitulah bila anda mau bercermin pada diri sendiri. Akan anda temukan bayangan yang tak terhingga. Bayangan itu adalah kemampuan yang luar biasa; ketakterbatasan yang memberi kekuatan untuk menembus batas rintangan diri. Berkacalah pada diri sendiri, dan temukan kekuatan itu.

Singkirkan cermin diri orang lain. Di sana hanya terlihat kekurangan dan kelemahan anda yang akan memupuk ketidakpuasan saja. Dan ini akan menjerumuskan anda ke dalam jurang kekecewaan.

Anda bukan orang lain. Andalah yang memiliki jalan keberhasilan sendiri. Mulailah hari ini degan menatap wajah anda. Carilah bayangan yang tak terhingga itu. Di sana ada kekuatan yang akan membawa anda ke puncak keberhasilan.

my album

my album
saat paling indah dalam hidup

minatku

  • http://forum.mediakita.com
  • menulis
  • minat kita

Pengikut